Site icon DINSOS P3AP2KB KOTA MALANG

SMPN 5 Malang Sabet Juara 1 Nasional Lomba Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Paripurna Terbaik

Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang – Selasa, 21 Desember 2021 SMPN 5 Malang dinobatkan sebagai Juara 1 Tingkat Nasional Lomba Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Paripurna kategori tingkat SMP Sederajat yang diselenggarakan  BKKBN  melalui Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan pada even bertajuk Apresiasi Pelaksanaan Pendidikan Kependudukan Tahun 2021. SMPN 5 Malang mengikuti pengumuman pemenang lomba  yang didampingi oleh Koordinator bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas Sosial P3AP2KB, Disbudpar Kota Malang, serta para undangan di Aula SMPN 5 Malang, pengumuman oleh BKKBN Pusat dilakukan secara virtual. Kota Malang memiliki 5 partisipan Sekolah Siaga Kependudukan yang juga masuk sebagai nominasi Sekolah Siaga Kependudukan terbaik tingkat nasional, diantaranya SMPN 5 Malang, SMPN 10 Malang, SMPN 21 Malang, SMAN 7 Malang dan SMAN 10 Malang.

Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah sekolah yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan dan keluarga berencana ke dalam beberapa mata pelajaran sebagai pengayaan materi pembelajaran, tujuan yang diharapkan dengan adanya program SSK ini tentu saja selain memupuk kesadaran akan kondisi kependudukan di wilayah tempat tinggal masing-masing siswa, juga menumbuhkan sikap bertanggung jawab dan perilaku adaptif berkaitan dengan dinamika kependudukan. Lebih dari itu mengembangkan sikap yang tepat dalam mengambil keputusan untuk mengatasi masalah-masalah kependudukan kelak ketika mereka menjadi dewasa.

Selain mengintegrasikan pendidikan kependudukan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada, Sekolah SSK memiliki ruang khusus disebut “Pojok Kependudukan” yang di dalamnya menjadi pusat sumber daya informasi kependudukan, KB, dan pembangunan keluarga (KKBPK). Pojok kependudukan (population corner) ini juga berfungsi menjadi pusat informasi dan konseling untuk masalah-masalah kependudukan maupun kesehatan reproduksi bagi remaja.

 

 

Exit mobile version